Gebyar Acara Akhirussanah Pesantren Yang Pertama

Bertempat di komplek Pondok Pesantren Bunyanun Marshush turut Desa Bulumanis Kidul RT 02, RW 01 Kecamatan Margoyoso, acara haflah akhirussanah digelar, Selasa (30/4). Acara pelepasan santriwan-santriwati yang saat ini juga sudah menamatkan pendidikan di Kelas Unggulan MTs Salafiyah Kajen itu berlangsung meriah namun khidmat. Sejumlah tamu undangan, termasuk wali santri mulaikelas 7 sampai 9 turut hadir dalam acara tersebut.
Usai mewisuda puluhan santri, Pengasuh Ponpes Bunyanun Marshush, K.H. Ahmad Ruman Masyfu’, SH. M.Si dalam sambuannya menyampaikan, kegiatan digelar hari itu merupakan acara tasyakuran tahunan dalam rangka Khotmil Qur’an ke-1, Haul KH. Ahmad Muwaffaq ke-17 dan Hj. Syafi’ah ke-4, sekaligus untuk melepas santri kelas IX.


Menurut Ahmad Ruman Masyfu’ yang juga Kepala MTs Salafiyah Kajen itu, bahwa para santri yang diwisuda itu sudah hampir tiga tahun tinggal dan belajar di pondok Bunyanun Marshush, sekaligus di kelas unggulan MTs Salafiyah Kajen. “Kepada wali santri, saya mohon agar hafalan Qur’an para santri dijaga dengan baik, agar kelak bermanfaat bagi mereka dunia dan akhirat,” tuturnya.

Ahmad Ruman Masyfu’ juga mengajak kepada semua wali santri, untuk menata niat terlebih dahulu dalam menitipkan anak di pondok pesantren. “Kita tahu, bahwa proses itu penting, hasil akhir juga penting, akan tetapi niat jauh lebih penting,” ujarnya. Oleh karena itu, Masfyu’ mengingatkan agar para wali santri menata niat dengan sebaik-baiknya, agar prosesnya dapat berjalan dengan baik, dan hasil akhirnya pun juga bisa lebih baik.
“Semoga, anak-anak yang mondok ini dapat mempeoleh ilmu yang bermanfaat, sehingga nantinya dapat menjadi anak-anak yang sholeh dan sholihah, yang berguna bagi nusa, bangsa, agama, masyarakat, serta orangtuanya,” harapnya.

Sementara itu, wakil wali santri, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pengasuh pondok, karena telah mendidik dan menggembleng para santri, sehingga, rata-rata sudah hafal Al-Qur’an sebanyak 3 juz. “Kami atas nama wali santri mohon maaf, jika ada kesalahan dan kekhilafan, entah yang disengaja atau pun tidak sengaja, termasuk jadwal kunjungan sambang kami di luar yang dijadwalkan pihak pondok,” ujarnya.
Selain itu, wakil wali santri juga memohon maaf, atas kesalahan yang dilakukan para santri terhadap para pengasuh, selama tinggal di pondok pesantren Bunyanun Marshush. “Mohon juga dihalalkan, segala makanan dan minuman yang sudah dimakan dan diminum para santri selama mondok di sini, jika ada yang tanpa ijin dimakan dan diminum, atas nama wali santri, kami mohon semua itu dapat dihalalkan,” pungkasnya. (Wk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *